Blog

Cara Pendaftaran Uji KIR Kendaraan Mobil dan Truk

kir
gallery_big5a

KIR (bahasa Belanda = KEUR) merupakan kumpulan rangkaian kegiatan untuk melakukan uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya, khususnya bagi kendaraan yang membawa angkutan penumpang dan barang.

Perlu Anda ketahui bahwa KIR ini bukan merupakan singkatan dari kalimat apapun, sehingga KIR tidak memiliki kepanjangan apapun.

Secara umum, kendaraan yang wajib untuk melakukan pendaftaran uji kir adalah kendaraan yang memiliki plat kuning, hanya saja fungsi tersebut dialihkan ke kendaraan yang berpenumpang. Beberapa jenis kendaraan yang wajib mengikuti uji KIR adalah:

  • Taxi
  • Mobil sewa
  • Mobil berpenumpang manusia / mobil ojek online
  • Mobil dan truk pengangkut barang
  • Bus
  • Seluruh jenis truk
  • Mobil pick up

Contoh Buku KIR

Kendaraan mobil dan truk yang sudah melakukan pendaftaran uji KIR ditandai dengan kepemilikan buku KIR. Berikut ini adalah contoh buku KIR yang masih berlaku di Indonesia.

contoh buku kir kendaraan

Isi dari buku KIR tersebut adalah hasil pemeriksaan kendaraan mobil dan truk yang sudah lulus uji KIR. Beberapa part / bagian yang diperiksa saat uji kir mobil dan truk adalah sebagai berikut:

  • Lampu dan daya pancar
  • Emisi gas buang
  • Sistem kemudi
  • Kaki mobil dan truk
  • Speedometer
  • Sistem pengereman
  • Ban mobil tidak gundul
  • Kaca mobil
  • Tidak dimodifikasi
  • Klakson berfungsi dengan baik

Jadi, 10 hal tersebut di ataslah yang harus Anda perhatikan untuk merawat kendaraan, baik mobil maupun mobil agar saat pendaftaran uji KIR bisa lulus dengan mudah.


Apa Saja Syarat Pendaftaran KIR?

Cara daftar KIR online dan offline memiliki syarat pengajuan yang sama, yaitu:

  • Kendaraan dalam kondisi baik sesuai yang sudah disebutkan di atas.
  • Dokumen lengkap, BPKB dan STNK
  • Memiliki Ijin Trayek untuk Angkutan Umum
  • Memiliki bukti pembayaran biaya uji
  • Memiliki sertifikat uji type/pengesahan rancangan bangun dan rekayasa kendaraan
  • Membawa kendaraan ke unit pelaksana pengujian

Syarat pendaftaran uji KIR tersebut di atas harus Anda penuhi semua. Jika tidak, maka akan sulit lulus.


Cara Pendaftaran KIR Mobil dan Truk

Sekarang, saatnya Anda mengetahui bagaimana cara daftar KIR kendaraan mobil dan truk baru.

  1. Mengujungi loket pendaftaran uji KIR yang ada di sekitar wilayah Anda guna memenuhi syarat kendaraan yang sudah ditentukan
  2. Lengkapi persyaratan administrasi
  3. Penuhi persyaratan laik jalan
  4. Bayar retribusi sesuai ketentuan yang berlaku
  5. Melakukan Pra Uji, yaitu pengecekan kondisi kendaraan mobil dan truk
  6. Pemasangan stiker

Proses pendaftaraan uji KIR kendaraan kurang lebih selama 15 menit. Tidak terlalu membuang-buang waktu Anda. Jadi, usahakan setiap melakukan uji KIR kendaraan Anda lakukan sendiri tanpa melalui perantara orang lain.

Untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat video berikut ini untuk mengetahui beberapa alasan dan bagaimana cara pendaftaran uji KIR.


Syarat Pengajuan Perpanjangan Uji KIR Kendaraan Mobil dan Truk

Seperti yang kita ketahui, uji kendaraan KIR untuk seluruh jenis kendaraan, baik itu mobil berpenumpang umum, mobil pick up, truk ataupun bus diwajibkan untuk melakukan uji berkala 1x dalam 6 bulan.

Oleh sebab itu, Anda juga harus mengetahui apa saja persyaratan yang harus dipenuhi ketika ingin daftar perpanjangan uji KIR kendaraan.

Berikut ini adalah persyaratannya:

  • Permohonan uji
  • STNK yang masih berlaku
  • Buku Uji, apabila hilang harus ada keterangan dari Polri
  • Bukti pembayaran biaya uji
  • Membawa kendaraan ke unit pelaksana pengujian

Biaya Daftar Uji Kendaraan Mobil dan Truk

Berikut ini adalah rincian lengkap daftar biaya sesungguhnya yang harus Anda keluarkan jika ingin melakukan pengujian kendaraan secara berkala.

Biaya uji KIR mobil dan truk baru
Jenis kendaraan Tarif
Sedan dan kereta tempelan Rp 18.000
Minibus Rp 18.000
Micro bus Rp 18.000
Bus Rp 18.000
Mobil pick up Rp 22.000
Truk Rp 22.000
Biaya perpanjangan / uji KIR berkala
Sedan dan kereta tempelan Rp 18.000
Minibus Rp 18.000
Micro bus Rp 18.000
Bus Rp 18.000
Mobil pick up Rp 22.000
Truk Rp 22.000
Biaya tanda
Tanda uji Rp 9.000
Tanda uji kereta tempelan Rp 4.500
Pasang tanda ulang Rp 25.000
Ganti buku KIR yang hilang Rp 15.000
Biaya lainnya
Pengecatan Rp 10.000
Buku uji Rp 10.000
Emisi Rp 10.000
Sanksi adminstrasi Rp 10.000

Biaya tersebut adalah biaya secara rinci. Sehingga, dapat disimpulkan seperti di bawah ini:

  • Uji KIR kendaraan baru: Rp 75.000
  • Perpanjangan KIR secara berkala: Rp 75.000
  • Menghilangkan salah satu tanda KIR: Rp 15.000 + Rp 75.000 = Rp 90.000. Karena, Anda akan mengurus tanda yang hilang pada saat melakukan uji kendaraan berkala.

Besaran denda KIR yang mati harus Anda ketahui saat Anda langsung datang ke loket uji kendaraan. Karena, di sana Anda diberitahukan secara lebih rinci mengenai administrasi apa saja yang harus diselesaikan.


Itulah ulasan lengkap tentang bagaimana cara pendaftaraan uji KIR kendaraan mobil dan truk, baik untuk baru pertama kali atau secara berkala.

Sangat penting bagi kita semua untuk selalu menjaga performa kendaraan, terutama mobil pick up dan truk yang aktivitas kesehariannya adalah digunakan untuk melakukan pengiriman barang dan membawa penumpang.

Terutama, uji KIR kendaraan wajib dilakukan karena sudah diatur di dalam UU No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang diatur juga di dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 133/2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor.

Jika uji KIR tidak Anda lakukan, maka sanksi yang akan Anda dapatkan adalah cabut izin aktivitas, seperti yang sudah diatur di dalam UU No. 22 tahun 2009.

Percayalah, pada saat Anda melakukan uji kendaraan Anda, baik itu mobil pick up ataupun truk, saat itu juga Anda sedang melakukan perawatan yang nantinya akan memberikan dampak yang baik bagi bisnis Anda.

Apa Itu Trucking di Logistik

Pengertian Trucking

Trucking adalah layanan jasa pengiriman barang via darat menggunakan armada mobil dan truk antar kota hingga antar pulau dimana barang yang akan dikirim dicampur bersama dengan milik orang lain untuk memenuhi kebutuhan pengiriman barang yang lebih murah dan cepat.

Seiring dengan perkembangan jaman, trucking juga sering disebut dengan jasa cargo pengiriman via laut dan udara.

Tak jarang masyarakat Indonesia menyebut trucking sebagai perusahaan yang memiliki jasa pengiriman barang besar antar kota dan antar pulau.

Apa kelebihan jasa trucking?

Proses pengiriman barang dengan jasa trucking memiliki banyak kelebihan dan manfaat yang lebih hemat dan efisien karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah untuk barang-brang yang memiliki ukuran dan volume besar.

Menggunakan jasa trucking, pengirim akan mendapatkan beberapa kelebihan berikut:

  • Harga pengiriman barang yang lebih murah.
  • Sanggup mengirim barang besar lebih dari 30Kg.
  • Menerima semua jenis barang kiriman.
  • Mudah dipantau menggunakan sistem tracking.
  • Pengiriman antar kota, ke luar pulau hingga ke luar negeri.

Apa saja armada yang digunakan?

trucking wingbox

Trucking Wingbox

Secara umum, armada yang digunakan dalam jasa trucking adalah sebagai berikut:

  • Mobil Box
  • Truk Engkel.
  • Truk Tronton.
  • Truk CDD.
  • Truk Fuso.
  • Wingbox.
  • Container.
  • Trailer.
  • Pesawat.
  • Kapal Roro.

Bukan tidak mungkin seluruh armada tersebut dapat disediakan oleh satu perusahaan trucking.

Kargo Indonesia telah membuktikannya. Bersama dengan lebih dari 600 vendor logistik yang telah menjadi mitra, Kargo sanggup melayani jasa trucking seluruh armada di atas.

Siapa perusahaan trucking di Indonesia?

  1. PT. Siba Surya – Jasa trucking dengan berat barang 40 sampai 60 Ton.
  2. Dunex – Jasa trucking dengan berat barang 18 sampai 30 Ton.
  3. JNE Trucking – Jasa trucking dengan minimum berat barang 10 Ton.
  4. Wahana Logistics – Jasa trucking maksimum berat barang 50 Ton.

Berapa rata-rata harga jasa trucking?

Pada dasarnya tarif trucking tidak dapat ada yang jelas, maksudnya ada beberapa faktor yang menjadi pengaruh kenapa harga trucking jadi murah atau mahal. Adapun beberapa faktor tersebut adalah sebagai berikut:

  • Jasa dan tenaga ahli yang dibutuhkan.
  • SOP yang berlaku.
  • Total berat barang.
  • Total volume barang.
  • Rute pengiriman.

Keempat faktor tersebut akan selalu digunakan untuk mengukur berapa harga jasa trucking via darat, laut dan udara.

Masih penasaran dengan jasa trucking?

Lihat dan rasakan manfaat pengiriman barang lebih murah dan cepat menggunakan jasa trucking KURNIA-LOGISTIK.COM.

Perilaku Selamat dalam Bekerja (Safety Behaviour)

K3

Perilaku selamat dalam bekerja adalah penerapan pola dan cara berperilaku kerja personal di tempat kerja yang lebih menekankan pada usaha antisipasi terhadap terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Semua pekerja, baik karyawan maupun manajer perusahaan, perlu mengetahui perilaku ini (selamat dalam bekerja). Tentu tidak lain untuk menjaga agar lingkungan tetap kondusif, dan seluruh pekerja merasa nyaman dalam bekerja.

Penyebab Kecelakaan Kerja

Terdapat 2 hal pokok penyebab kecelakaan, yaitu perilaku kerja yang berbahaya (unsafe human act) dan kondisi yang berbahaya (unsafe conditions). Faktor manusia memegang peran penting dalam hal timbulnya kecelakaan, sekitar 80% – 85% kecelakan disebabkan oleh kelalaian atau kesalahan faktor manusia. (Suma’mur,1993)

Akibat Kecelakaan Kerja

Ada beberapa hal yang timbul yang diakibatkan kecelakaan kerja. Semua kecelakaan kerja yang diketahui atau dilaporkan yang mengakibatkan:

  1. Kerugian harta benda (asset), mulai dari yang kecil hingga besar, misalnya waktu kerja yang terbuang karena mesin OFF dan memerlukan perbaikan.
  2. Korban manusia, mulai dari cidera ringan hingga meninggal dunia, fatality (termasuk akibat keracunan pestisida pada manusia).
  3. Korban manusia dari penyakit akibat kerja (PAK). Karena manusia terkena PAK, namun ia memaksakan diri untuk terus bekerja dan berakibat menurunnya konsentrasi pada dirinya, hal itu bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja.
  4. Munculnya biaya tak terduga, misalnya kehilangan efisiensi produksi karena karyawannya berhenti bekerja, biaya pelatihan karyawan baru, dan sebagainya.

Mengapa Unsafe Behavior Terjadi?

Orang atau tenaga kerja sering melakukan unsafe behavior atau unsafe human act karena:

  1. Merasa telah ahli di bidangnya dan belum pernah mengalami kecelakaan walaupun melakukan unsafe behavior.

Mereka berpendapat bahwa, bila selama ini bekerja dengan cara ini (unsafe) tidak terjadi apa-apa dan tidak berpengaruh apa-apa sama sekali, mengapa harus dirubah? Pernyataan tersebut mungkin benar, tetapi hal ini merupakan potensi besar terjadinya kecelakaan kerja.

  1. Perilaku unsafe mendapat dukungan yang besar dari lingkungan, sehingga selalu dilakukan dalam pekerjaan.

Tenaga kerja sebenarnya ingin mengikuti kebutuhan akan keselamatan (safety needs), namun adanya kebutuhan lain telah menimbulkan konflik alam dirinya. Hal ini membuatnya menomorduakan keselamatan kerja terhadap faktor lainnya.

Faktor lainnya itu antara lain adalah keinginan menghemat waktu, menghemat usaha, merasa lebih nyaman, menarik perhatian, mendapat kebebasan dan mendapat penerimaan dari lingkungan.

Contoh Unsafe Behavior:

  1. Mengoperasikan peralatan tanpa wewenang.
  2. Gagal untuk memberikan peringatan dan gagal untuk mengamankan.
  3. Bekerja dengan kecepatan yang salah.
  4. Menggunakan alat yang rusak dan atau menggunakan alat dengan cara yang salah.
  5. Bersendau-gurau di tempat kerja dan atau mabuk karena minuman beralkohol atau minum obat keras.
  6. Memperbaiki mesin tanpa dimatikan terlebih dahulu.
  7. Memindahkan alat-alat keselamatan kerja.
  8. Bertindak yang menyebabkan alat-alat keselamatan kerja tidak berfungsi.

Oleh karena itu, perilaku selamat dalam bekerja atau safety behaviour penting untuk kita ketahui. Hal ini semata-mata demi menjaga produktivitas kerja kita, atau bila memang Anda sudah tahu, kita ingat lagi bagaimana cara kerja kita sekarang, tetap produktif atau justru melalaikan beberapa pekerjaan?

Apa Beda Safety Driving dengan Defensive Driving?

Jakarta – Setelah merasakan nyamannya test drive<\/em> keliling kota Bandung dengan Avanza Veloz di pagi dan siang hari, puluhan peserta pilihan detikOto kemudian mengikuti Coaching Clinic Smart Driving Toyota yang diadakan di Coffee Bean, Trans Studio Mall Bandung, Sabtu 15 Desember. Selama dua jam, mereka mendapat informasi seputar Toyota Avanza Veloz dan smart driving.<\/em>

Salah satu topik menarik dalam Coaching Clinic Smart Driving Toyota adalah Defensive Driving. Menghadirkan pembicara Bintarto Agung dari Indonesia Defensive Driving Center, para peserta diinformasikan mengenai perbedaan Safety Driving dan Defensive Driving.

Menurut Bintarto, Safety Driving adalah perilaku mengemudi yang mengacu pada standar keselamatan berkendara yang berlaku di suatu negara. “Kalau di Indonesia, kita mengacu pada Undang-Undang Lalu Lintas terbaru yakni UU No. 22 Tahun 2009. Safety Driving juga bisa disebut sebagai Skill-Based Driving atau berkendara dengan keterampilan dan pengalaman berdasarkan standar keselamatan,” jelasnya.

Sementara Defensive Driving adalah perilaku mengemudi yang dapat menghindarkan kita dari masalah, baik yang disebabkan oleh orang lain maupun diri sendiri. Jadi bisa disebut bahwa Defensive Driving merupakan versi mengemudi yang lebih komprehensif karena tidak hanya butuh keterampilan tapi juga perilaku yang baik.

“Saat di jalan, ada saja hal-hal yang bisa membuat kita terkena masalah. Mungkin karena ketidaktahuan kita mengenai standar-standar berkendara yang benar atau ketidaktahuan pengendara lain mengenai aturan dan cara berkendara yang aman,” kata pria yang sudah berpengalaman selama 14 tahun dalam bidang pendidikan keselamatan berkendara ini.

Mengemudi tidak hanya harus aman, efisien dan benar tapi juga harus bertanggung jawab. Inilah yang disebut sebagai behavior-based driving. <\/em>Kalau kita melihat jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia berdasarkan data WHO pada tahun 2010 saja sudah terjadi 31.234 korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.

Pada 2011, menurut data yang dikeluarkan Asia Development Bank angkanya mencengangkan karena meningkat terus jadi 47.000 korban jiwa. Kecelakaan disebabkan mayoritas faktor manusia. Apa yang salah? Perilaku yang emosional dan mudah terprovokasi adalah jawabannya. Potensi resiko berkendara jadi meningkat.

Pengemudi defensif adalah mereka yang bisa mengendalikan emosi, tetap tenang, tidak mudah terprovokasi menanggapi kondisi di luar kendaraannya. Syarat utama lainnya adalah harus memiliki kewaspadaan terus menerus dan antisipasi. Untuk mudah diingat: 4A (Alertness, Awareness, Anticipation dan Attitude).

Masih banyak lagi informasi seputar berkendara yang baik dan benar dari Bintarto Agung. Simak terus artikel Coaching Clinic Smart Driving Toyota berikutnya dan jadilah pengemudi Avanza Veloz yang smart.